Selasa, 24 Maret 2015

TIPS BELAJAR KEYBOARD BAGI PEMULA

Hasil gambar untuk belajar keyboard/organ tunggal              Hasil gambar untuk belajar keyboard 

Ilustrasi belajar keyboard untuk pemula
Bermain alat musik tentu akan menjadi salah satu keterampilan yang menyenangkan. Selain kita dapat mengekspresikan diri dengan nada-nada yang dialunkan, bermain alat musik dapat menjadi alternatif hiburan. Artikel kali ini akan membahas mengenai belajar keyboard untuk pemula. Bagi pembaca yang ingin mengetahui bagaimana cara agar dapat bermain keyboard dengan baik, silakan simak langkah-langkah berikut.

Belajar Keyboard untuk Pemula - Berkenalan Dulu dengan Keyboard

Keyboard (dalam bahasa Indonesia: organ) berasal dari kata "key" yang artinya kunci dan "board" yang artinya papan. Maka keyboard dapat didefinisikan sebagai alat musik yang digunakan dengan cara memainkan kunci atau chord dengan cara menekan papan nada (tuts) sehingga dapat menghasilkan irama yang ritmis.
Lalu apa perbedaan keyboard dan piano? Piano merupakan alat musik yang memiliki bentuk papan tuts tunggal, dengan panjang 88 tuts. Atau sama dengan tujuh setengah oktaf. Sedangkan keyboard tidak semuanya memiliki panjang 88 tuts. Kebanyakan kurang dari 88 tuts. Dan piano memiliki bilah tuts yang lebih tebal dan berat daripada keyboard.
Keyboard sendiri ternyata memiliki beberapa jenis, yaitu:

1. Accompaniment Keyboard

Merupakan keyboard yang sering disebut juga dengan organ tunggal atau keyboard tunggal atau electone. Keyboard ini dilengkapi dengan fasilitas style. Yaitu fasilitas di mana pemain keyboard dapat memainkan berbagai alat musik (piano, drum, gitar, bass) dengan genre musik yang diinginkan hanya dengan memainkan keyboard saja. Sehingga ketika memainkan keyboard jenis ini, seolah-olah kita sedang mendengarkan rombongan pemain band.

2. Digital Piano Keyboard

Keyboard ini merupakan pengganti (subtitusi) dari piano akustik dengan memiliki fungsi dan karakteristik yang menyerupai "ibu&"" nya itu. Beberapa ciri dari digital piano keyboard ini di antaranya:
  • Keyboard jenis ini biasanya dilengkapi dengan suara-suara piano akustik maupun elektrik yang mumpuni di kelasnya.
  • Memiliki 88 keys (walaupun sekarang ada juga yang memiliki 76 atau 73 keys).
  • Berat tuts mendekati berat tuts piano akustik.
  • Biasanya hanya memiliki sound piano saja (tidak seperti Accompaniment Keyboard yang dilengkapi dengan "rombongan").
  • Memiliki ukuran yang panjang dan besar.

3. Digital Synthesizer dan Workstation Keyboard

Digital Synthesizer merupakan keyboard dengan persediaan sound yang realtif lebih banyak dan lebih baik daripada keyboard jenis lainnya. Keyboard ini dilengkapi dengan kemampuan untuk editing, combining, bahkan creating. Sedangkan workstation keyboard  merupakan turunan dari digital synthesizer keyboard dengan kemampuan yang lebih kompleks lagi.

4. Keyboard Hybrid

Keyboard hybrid merupakan keyboard dengan gabungan fungsi dari beberapa keyboard yang berbeda. Misalnya Hybrid piano dengan accompaniment keyboard. Bisa juga hybrid piano dengan Digital Synthesizer/ Workstation Keyboard.

Belajar Keyboard untuk Pemula - Miliki Keyboard-nya Terlebih Dahulu

Setelah kita mengetahui apa itu keyboard dan jenis-jenisnya, sudah seharusnya belajar keyboard untuk pemula diawali dengan memiliki keyboard. Kita tidak mungkin belajar keyboard jika kita tidak memiliki alatnya. Maka dari itu, usahakan untuk memiliki keyboard terlebih dahulu. Jika belum memiliki uang yang cukup, kita bisa meminjam keyboard pada kerabat atau teman.

Belajar Keyboard untuk Pemula - Mari Mainkan Keyboard-nya

Setelah memiliki keyboard, sekarang waktunya Anda memainkannya. Belajar Keyboard untuk pemula dapat dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah berikut.

1. Fingering (penjarian)

Pertama-tama yang kita lakukan ialah latihan penjarian. Yaitu bagaimana mengondisikan jari-jari kita agar tidak kaku ketika menyentuh tuts pada keyboard. Ketika bermain keyboard, posisi jari kita harus betul agar kita merasa nyaman ketika memainkannya.
Posisi jari yang melengkung akan menghindarkan kita dari ketegangan daripada ketika kita menyentuhkan jari pada tuts dengan posisi rata. Selain itu, posisi melengkung memudahkan kita untuk menggerakan jari dari satu tuts ke tuts yang lainnya.

2. Hafalkan tangga nada

Musik yang diciptakan keyboard tentu saja tidak dihasilkan dari sembarangan kita menekan tuts. Karena itu, kita perlu mengetahui tangga nada pada keyboard. Agar ketika memainkan komposisi lagu maupun membuat style baru, kita dapat melakukannya dengan baik.

3. Hafalkan kunci-kunci (chord) nada

Seperti halnya bermain piano, tentu saja kita harus menghafalkan kunci-kunci nada ketika bermain keyboard. Karena memang kunci-kunci tersebutlah yang akan menjadi harmoni indah ketika kita memainkan keyboard.

4. Belajar membedakan bunyi-bunyi semua instrumen yang ada

Pada beberapa jenis keyboard dilengkapi dengan fasilitas bunyi instrumen pendukung atau tambahan. Karena itu, jika kita ingin menggunakan keseluruhan instrumen yang tersedia maka kita harus belajar membedakan bunyi-bunyi instrumen tersebut. Agar harmoni musik yang kita ciptakan dapat terdengar indah.

5. Tidak memulai pembelajaran dengan style yang sudah jadi

Pada jenis keyboard tertentu, seperti accompaniment keyboard dilengkapi dengan fasilitas style. Di mana kita dapat menghadirkan komposisi dari beberapa jenis instrumen pada satu lagu. Belajar keyboard untuk pemula tidak disarankan untuk menggunakan style yang sudah jadi. Bersabarlah dan berlatihlah satu per satu, tahap demi tahap.

6. Latihan ritme dan tempo

Latihan ritme dan tempo berguna agar kita sebagai pemain dapat mengatur semua instrumen tambahan pada keyboard dengan baik. Sehingga menghasilkan melodi yang harmonis. Karena ketika memainkan keyboard, kita pun sekaligus bisa menjadi pemain bass, drum, gitar, perkusi, dan alat musik jenis lainnya. Tentu saja mengetahui ritme dan tempo dari masing-masing instrumen agar selaras perlu kita kuasai.

7. Latihan harmoni

Latihan harmoni bertujuan agar pemain keyboard dapat lebih leluasa mengembangkan pola chord yang akan dipakai dalam sebuah lagu. Ketika kita berhasil menciptakan harmonisasi yang baik, akan tercipta suatu kesatuan yang utuh dan memudahkan kita untuk membuat aransemen yang lebih enak didengar.

8. Berlatihlah secara konsisten

Bermain alat musik adalah suatu keterampilan. Begitu pula dengan bermain keyboard. Untuk menjadi mahir, kita harus terus mengasah kemampuan kita bermain keyboard. Melakukan latihan secara konsisten dan berkesinambungan akan membantu kita untuk cepat menguasai alat musik ini. Jangan sampai semangat kita tidak tahan lama dan cepat luntur. Yang akan berpengaruh tidak baik pada perkembangan pembelajaran keyboard kita.

Belajar Keyboard untuk Pemula - Merawat Keyboard

Setelah kita mengetahui bagaimana belajar keyboard untuk pemula, kita pun harus mengetahui bagaimana cara merawat keyboard kita. Akan sangat mengganggu, jika keyboard yang kita mainkan, tiba-tiba saja rusak atau tidak bisa dibunyikan. Berikut langkah-langkah sederhana merawat keyboard:

1. Gunakan stabilizer ketika menyalakan keyboard

Stabilizer berguna untuk menstabilkan tegangan listrik sehingga asupan listrik yang dialirkan pada keyboard lebih stabil. Kita juga bisa menambahkan perangkat lain, yaitu UPS (Uninteruptible Power Supply). Yaitu alat yang berguna untuk menyimpan cadangan listrik sehingga ketika tiba-tiba listrik mati, masih ada persediaan listrik untuk keyboard. Sehingga keyboard tidak mati tiba-tiba dan kita dapat mematikannya secara benar.

2. Menyalakan dan mematikan keyboard dengan benar

Jika kita menggunakan stabilizer, maka hal pertama yang dinyalakan sebelum menggunakan keyboard adalah alat tersebut. Lalu sebaliknya ketika mematikan, kita mematikan keyboard dulu baru kemudian stabilizer.

3. Meletakan keyboard di tempat yang aman

Tutuplah keyboard dengan cover yang disediakan agar keyboard tidak berdebu. Agar lebih aman, kita bisa memasukan keyboard ke dalam hardcase agar keyboard dapat terhindar dari cairan maupun benturan yang dapat merusak keyboard secara permanen.

4. Menggunakan flashdisk khusus

Apabila keyboard kita mempunyai input berupa flashdisk, maka pastikan kita memiliki flashdisk yang hanya dikhususkan untuk bermain keyboard. Jadi, kita tidak menggunakan flashdisk yang bercampur dengan data-data lain dari komputer. Karena hal tersebut selain menyebabkan rawan virus, juga dapat membuat keyboard bekerja secara lambat jika banyak data yang tersimpan dalam flashdisk.
Itulah sekilas artikel tentang belajar keyboard untuk pemula. Semoga dapat bermanfaat dan dapat membuat kita tertarik memainkan alat musik ini. ( Sumber Anneahira.com ).

Semoga bermanfaat, Jangan Lupa di share ya...